Seberapa Sering Seharusnya Kita Keramas?

Kebiasaan setiap orang dalam merawat kebersihan dirinya tentu berbeda-beda, tidak terkecuali saat keramas.

Ada yang merasa harus keramas setiap hari karena terkena debu dan keringat, ada yang baru keramas jika rambutnya dirasa sudah lepek, dan ada juga yang memang memiliki jadwal keramasnya sendiri.

Menurut beberapa orang, keramas setiap hari itu tidak baik loh, Tebsholic! Karena memperbesar kemungkinan kulit kepalamu akan mudah gatal, berketombe, serta rambut jadi akan lebih mudah patah, kering, dan rontok.

Jadi, aturan yang benar bagaimana sih? Cek faktanya berikut ini yaa!

Dilansir dari kompas.com, seorang ahli dermatologi, dr. Gary Goldenberg mengatakan bahwa frekuensi keramas setiap orang memang berbeda, tergantung pada kondisi rambut dan tingkat aktivitas. Folikel rambut kita dikelilingi oleh sel kulit dan kelenjar minyak. Kelenjar minyak akan memproduksi sebum yang secara alami akan membuat rambut menjadi halus dan sehat. Namun, sebum yang menumpuk dapat membuat rambut menjadi berminyak atau lepek sehingga saat lepek inilah kita harus keramas. Jadi, keramas ketika rambut lepek inilah saat yang benar untuk keramas.

Menurut direktur pusat penelitian kosmetik dan dermatologi di RS Mount Sinai New York, dr.Joshua Zeichner, tujuan keramas dengan sampo adalah untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan juga merawat rambut. Kandungan dalam sampo mampu membersihkan kulit kepala di sekitar rambut. 

Menurut American Academy of Dermatology, frekuensi keramas tergantung pada produksi minyak di kulit kepala.

Ternyata untuk jenis rambut yang memang berminyak, keramas setiap hari itu aman, loh!

Untuk rambut yang kering atau kulit kepala sensitif, keramas tidak perlu setiap hari.

Jenis rambut yang halus cenderung lebih gampang berminyak dibandingkan rambut yang tebal, karena itu disarankan untuk keramas 1-2 hari sekali.

Untuk mencari frekuensi yang tepat, lakukan percobaan dan lihat efeknya pada rambut. Jika setelah keramas setiap hari rambut menjadi kering, maka jarangkan jadwalnya. Demikian juga ketika rambut selalu berminyak, maka frekuensi keramas perlu ditambah.

Yang penting diingat juga, gunakanlah sampo secukupnya yaa! Karena jika berlebihan dapat menghilangkan sebum yang dibutuhkan untuk membuat rambut lembut dan sehat.

Dalam memilih sampo juga harus disesuaikan dengan kebutuhan rambut. Sampo untuk rambut kering bisa membuat jenis rambut halus menjadi makin terlihat lemas. Sampo Clarifying (membersihkan sisa residu sampo di kulit kepala dan batang rambut) bisa membuat rambut semakin kering. Terakhir, untuk rambut yang diwarnai, pilih sampo yang bebas sulfat karena cenderung lebih lembut.

Yuk, mulai keramas dengan frekuensi yang benar!

Cover : Pinterest