Masker Kain: Solusi Pengganti Surgery Mask?

Masker medis atau surgery mask sekarang ini seperti menjadi kebutuhan penting di masyarakat. Oleh karena itu, masker ini mulai mengalami kelangkaan, bahkan dimanfaatkan beberapa oknum yang menjual dengan menaikkan harganya hampir 10x lipat. Kini banyak yang mulai beralih menggunakan masker kain. Namun apakah masker kain dapat menjadi solusi pengganti surgery mask?

Menurut seorang peneliti di University of Cambridge, Anna Davies, masker kain tidak dapat memberi perlindungan semaksimal surgery mask. Namun, jika memang harus pergi ke luar rumah dan tidak punya pilihan lain, masker kain boleh digunakan, tetapi fungsinya terbatas. Selain itu, petunjuk penggunaan masker kain tidak jauh berbeda dengan petunjuk penggunaan surgery mask, yaitu:

1. Selalu cuci tangan atau memakai hand sanitizer sebelum menggunakan masker.

2. Jika menggunakan masker kain model headloop, ikatlah tali atau pasang karet masker sejajar dengan kain pentutup wajahnya

3. Selalu gunakan sisi yang sama untuk bagian dalam dan luarnya, jangan dibalik. Kalau ada sisi yang bahannya dikhususkan untuk dipakai di bagian dalam, maka gunakanlah di bagian dalam sebagaimana mestinya.

4. Lepas masker kain tanpa menyentuh bagian penutup wajahnya sama sekali. Lepaskan dari karet atau tali yang terpasang di telinga atau kepala.

5. Masker kain bukan masker sekali pakai, maka setelah digunakan segera cuci masker agar dapat digunakan lagi setelah kering.


Jadi, untuk Tebsholic yang mau mulai menggunakan masker kain, gunakan sesuai petunjuk yaa!

Hubungi hotline 119 ext.9 untuk petunjuk lebih lanjut ketika merasakan gejala dan butuh penanganan Corona.  Stay safe and stay healthy!