Tebsholic penggemar film horror? berikut 5 film horror sepanjang masa yang wajib di tonton

 

Siapa nih diantara Tebsholic yang ga takut film horror? Kalau kalian memang pecinta horror, kalian harus tau nih film-film horror sepanjang masa yang wajib Tebsholic tau.

 

EXORCIST

Film yang dibintangi oleh Linda Blair, Ellen Burstyn, dan Jason Miller ini, bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Regan (Linda Blair) yang tiba-tiba mengalami perubahan pada psikologisnya, seperti suka mengumpat dan kejang-kejang di tempat tidurnya. Chris MacNeil (Ellen Burstyn) yang khawatir dengan kondisi Regan, akhirnya membawa putrinya tersebut ke dokter.Namun, ahli saraf dan psikater pun tidak mampu mendiagnosis penyakit yang diderita oleh Regan. Kondisi Regan menjadi semakin memburuk, dan mulai melukai dirinya sendiri dan orang lain. Chris yang beranggapan bahwa putrinya tersebut mengalami kerusakan, akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan Romo Damian Karras (Jason Miller), seorang pastur yang juga berprofesi sebagai seorang psikater, untuk melakukan ritual kuno pengusiran setan yang dikenal dengan nama eksorsisme. film yang diadaptasi dari novel karya William Peter Blatty dengan judul yang sama ini, berhasil memenangkan dua dari sepuluh nominasi di Academy Awards.

 

INSIDIOUS

film ‘Insidious’ pertama kali dirilis pada 1 April 2011 di Amerika Serikat. Film ini menceritakan tentang keluarga Josh Lambert (Patrick Wilson) dan Renai (Rose Byrne) yang baru saja pindah ke rumah baru bersama anak-anak mereka. Salah satu dari anak mereka yang bernama Dalton (Ty Simpkins), memiliki kemampuan melakukan Astral Projection, suatu keadaan di mana rohnya keluar dari tubuh kemudian pergi ke alam lain yang disebut The Futher.roh jahat pun kerap mengganggu dan memberikan teror pada kehidupan keluarga mereka. Tujuannya adalah untuk mengambil alih tubuh Dalton agar si roh jahat bisa kembali hidup. Mereka dihantui oleh roh jahat yang disebut Red-Faced Demon dengan wajah berwarna merah.

 

THE CONJURING

Bagi penggemar serial film horor dalam semesta The Conjuring, pasti lo sudah tidak asing dengan rumah hantu yang menjadi latar film tersebut.Ya, bukan hanya fiksi semata, rumah The Conjuring tersebut rupanya benar-benar ada di dunia nyata dan juga pernah dikunjungi pasangan suami-istri Warren. pasangan suami-istri bernama Cory dan Jennifer Heinzen baru-baru ini diketahui telah membeli rumah The Conjuring tersebut. Cory Heinzen mengaku jika dirinya sejak dulu memang tertarik pada hal-hal paranormal seperti hantu, UFO, monster, atau Bigfoot.Karena alasan itulah, maka mereka pun membeli pondok asli The Conjuring yang bertempat di Harrisville, Rhode Island.

 

THE SHINING

Sebagai film psychological horror, The Shining merupakan salah satu yang terbaik.Film ini di adopsi dari novel karya Stephen King, dengan judul yang sama pada 1977. Kamu tidak dapat menontonnya sambil bermain ponsel dan tidak memperhatikan alur ceritanya dengan jelas, The Shining adalah film ‘pintar’ yang sulit dipahami. Bahkan film ini tidak terlalu mendapat banyak respon baik dari penonton, mau pun kritikus film pada awal dirilis di tahun 1980. Tapi lo tahu bagaimana jeniusnya seorang Stanley Kubrick dalam menyutradarai sebuah film? Ya, khalayak butuh waktu lama untuk benar-benar memahami The Shining. Terlepas dari pro dan kontra, The Shining tetap dinobatkan sebagai salah satu film horror terbaik sepanjang masa, meski butuh satu atau dua dekade untuk khalayak benar-benar memahami esensi film ini. Selain itu, Stephen King sebagai penulis asli buku The Shining pun keseluruhan tidak menyukai alur cerita, pemilihan peran, hingga cara Kubrick menyutradarai The Shining.

PENGABDI SETAN

Seperti film-film horor garapan Sisworo yang lain, Pengabdi Setan menampilkan klenik dan mistik khas Indonesia. Ketika keluarga Rita memanggil dukun misalnya. Ia membakar kemenyan dengan seperangkat sesaji, memegang keris, sambil berdoa. “Jagad Dewa Batara penguasa tujuh nafsu angkara hindarkan rumah ini dari cengkraman Batara Kala.” Sebaliknya, film Joko tidak memuat unsur klenik sama sekali. Sekte kesuburan yang dijelaskan tokoh Budiman Syailendra dalam film juga tidak memasukkan unsur klenik. Budiman sendiri bukan seorang dukun tapi penulis majalah misteri.Pengabdi Setan yang pertama, berkali-kali membuat penonton menahan napas dan tidak membiarkan mereka merasa lega barang sebentar. Hantu-hantu ditampilkan secara utuh dan mengejar para tokoh sementara ruangan terkunci. Penonton diajak merasakan keputusasaan para tokoh yang terancam. Ending-nya pun seperti film-film horor tahun 1980-1990an, ilmu hitam akan kalah oleh agama. Hal semacam ini, tidak ada dalam film Joko. Secara umum, Joko tidak benar-benar membuat ulang film Pengabdi Setan karya Sisworo. Joko membuat versinya sendiri.

Hayooo kalau kalian pecinta film horror pasti udah pernah nonton film-film di atas dong?