INI DIA ALASAN KENAPA FILM JOKER HANYA UNTUK 17 TAHUN KEATAS

Tebsholic, kalian udah nonton film Joker belum? Film ini bukanlah untuk penonton anak-anak lo! Meski Joker ini merupakan karakter antihero dalam komik superhero DC,  ada beberapa alasan kenapa anak dibawah 17 tahun gak boleh nonton film Joker!

 

Joker menggambarkan kekerasan dan perilaku yang mengganggu.Joker mendapatkan rating 17 tahun ke atas alias dewasa bukan tanpa alasan. Di film ini terdapat adegan kekerasan yang sangat berdarah-darah dan sadis, perilaku yang cukup mengganggu pikiran, bahasa yang kasar dan citra seksualitas meski hanya sebentar. Kekerasannya terpapar dengan gamblang. Amarah dan isolasi menghiasi film ini. Menurut Buffalo News, Joker membuat trilogi Dark Knight tak seseram yang selama ini dipikirkan. Joker lebih gelap ketimbang trilogi Dark Knight dan tentu saja lebih sadis.

 

Joker bisa memprovokasi kekerasan .Salah satu kontroversi yang ditimbulkan Joker adalah kemungkinan bahwa film itu akan memicu kekerasan pada anak-anak muda. Ada aksi kekerasan di tengah film yang mungkin dilihat orang dewasa cukup masuk akal. Namun, kekerasan di adegan itu bukanlah sesuatu yang heroik dan anak-anak mungkin tidak memahaminya. Adegan ini adalah aksi seseorang yang putus asa. Satu-satunya audiens yang mungkin memandang Joker bisa mendorong kekerasan adalah anak muda. Jadi, hindarilah nonton film ini dengan anak di bawah umur.Anak-anak bisa meniru tingkah laku buruk seperti tokoh dalam film Anak-anak merupakan sosok yang paling mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya dan orang-orang di sekitarnya. Film Joker ini memiliki banyak adegan yang sebaiknya tidak ditiru dan bisa berbahaya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Untuk itulah, sebaiknya orang tua bisa mengerti mengapa ada film-film yang tidak boleh ditonton oleh anak-anak di bawah umur. 

 

Buat Tebsholic yang udah nonton, gimana pendapatnya tentang Film Joker nih?