SEJARAH CELANA JEANS

Tebsholic, sekarang ini hampir semua anak muda di Indonesia mengenakan celana jeans untuk bepergian. Tapi,  lo tau gak sejarah jeans itu gimana?

Kisah pembuatan celana jeans dimulai dari seseorang yang bernama Levi Strauss, pemuda berumur 20 tahun yang berasal dari Bavaria (Jerman), Eropa. Strauss berangkat ke San Fancisco pada tahun 1847 dengan bermodal beberapa potong tekstil yang akan dijual ke Barat. Pada saat itu di Amerika Serikat sedang demam tambang emas, dan Strauss mencoba peruntungannya dengan menjual tekstilnya kepada para penambang emas. Strauss berhasil menjual seluruh barangnya kecuali tenda-tenda yang terbuat dari kanvas.

Jeans yang pertama dibuat itu belum berseri, hanya disebut XX. Kekuatannya membuat Levi berani menggunakan simbol celana jeans yang ditarik dua ekor kuda namun tidak robek. Logo tersebut mulai dipakai tahun 1886 dan masih ditemukan pada setiap celana Levi’s hari ini.   Baru pada tahun 1890, celana yang dikenal sebagai XX itu diberi seri 501, dan menjadi seri paling populer di dunia. Kini 144 tahun setelahnya, jeans telah menjadi budaya. Hampir setiap orang memiliki dan memakainya. Seri 501 sendiri telah didesain ulang berkali-kali untuk menyesuaikan jaman dan tren.

Saat ini jeans telah menjadi bagian dari kehidupan kita, dan tidak hanya dimonopoli oleh kalangan pekerja tambang seperti pada zaman dahulu. Kini jeans telah benar-benar dapat masuk ke seluruh kalangan masyarakat tanpa memadang statusnya loh Tebsholic. Dan secara tidak langsung Levi Strauss telah menciptakan sejarah pada peradaban manusia, yakni menciptakan sebuah trend mode yang mampu diterima oleh semua kalangan. Tidak salah jika Levi Strauss menjadi sebuah legenda yang akan selalu diingat di dunia fashion.

Jadi siapanih yang suka banget pake jelana Jeans kemana-mana?