Nonton Film Sedih justru bisa bikin lo bahagia! Kok bisa?

Tebsholic setuju gak? Nonton film atau serial kini telah jadi aktivitas yang sering dipilih banyak orang, terutama anak muda, untuk hiburan dan mengisi waktu senggang.

Nah, salah satu genre film yang cukup banyak digemari adalah yang bertema sedih. Film ini kadang memang bikin penontonnya merasa sesak, namun entah mengapa bagi sebagian orang malah ingin mengulangi perasaan seperti itu lagi dengan menikmati film sedih lainnya.

Ternyata menurut ahli Oxford, nggak ada salahnya kita menonton film sedih. Dari segi kesehatan mental, hal ini justru memberi berbagai manfaat dan dapat membangun kedekatan terhadap orang di sekitar kita Tebsholic.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Robin Dunbar, ahli psikologi evolusioner dari University of Oxford, kepedihan emosional yang didapat pasca menonton tragedi, dapat memicu pelepasan hormon endorfin.

Endorfin adalah hormon yang diproduksi oleh otak dan sistem saraf, yang dapat bertindak sebagai analgesik dan meningkatkan toleransi tubuh terhadap rasa sakit.

Produksi endorfin setelah kita menyaksikan cerita tragis dapat mendorong kita mengalami kelegaan dan kebahagiaan, serta membuat kita lebih kebal terhadap rasa sakit secara fisik.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Royal Society Open Science ini dilakukan dengan membagi partisipan untuk menonton dua film yang berbeda, yaitu film drama (Stuart: A Life Backwards) dan film dokumenter non drama (The Museum of Life).

Keduanya kelompok partisipan itu kemudian diuji sensivitas terhadap rasa sakit melalui prosedur Roman chair. Silvia Knobloch Westerwick, seorang pakar komunikasi, bersama koleganya di Ohio State University melaporkan, menyaksikan tragedi bisa meningkatkan perasaan bahagia dalam jangka waktu tertentu.

Dari penelitian itu, para partisipan yang diminta menuliskan efek film berjudul Atonement terhadap kehidupan mereka, cenderung menulis mengenai orang terdekat mereka.

Westerwick menjelaskan, temuan ini sesuai dengan berbagai riset di bidang psikologi yang menunjukkan perasaan negatif akan membuat orang lebih memaknai kehidupan.

"Emosi positif umumnya menandakan bahwa segala sesuatu baik-baik saja, sehingga kita tidak perlu khawatir mengenai permasalahan hidup," ujarnya.

Nonton film atau serial kini telah jadi aktivitas yang sering dipilih banyak orang, terutama anak muda, untuk hiburan dan mengisi waktu senggang. Are you a movie lover, Tebsholic?