BENARKAH LO AIRSOFTER SEJATI? COBA BACA INI!

Tebsholic mana yang tidak pernah menghabiskan sore harinya dengan bermain perang-perangan?

Yup, bagi Individu, airsoftgun diciptakan untuk memenuhi keinginan para pecinta senjata akan pengalaman menembak yang relatif aman. Sedangkan dalam sebuah komunitas atau grup, airsoft digunakan sebagai alat bantu untuk pengaplikasian strategi pertempuran dalam permainan perang-perangan (skirmish).

Setiap komunitas yang baik dan bertanggung jawab selalu memiliki kode etik tersendiri. Jangankan menenteng-nenteng unit airsoft keliling komplek, menyebut airsoft sebagai “senjata” saja merupakan suatu pelanggaran berat, para pemain airsoft lebih memilih menggunakan kata “arsenal” atau berdasarkan jenis seperti “rifle” dan “SMG”. Seketat itulah sesungguhnya aturan yang dimiliki oleh para airsofter di Indonesia.

Meskipun bukan senjata asli, namun bahaya yang dapat ditimbulkan oleh permainan ini bisa sangat serius. Untuk itu, dalam sebuah permainan skirmish, peralatan keamanan seperti helm, google dan baju pelindung sangat disarankan. Itu belum termasuk peraturan-peraturan seperti: selalu membawa unit airsoft dengan tas khusus, menjauhkan telunjuk dari trigger dan mengaktifkan kunci safety-on saat tidak bermain, tidak menembak sembarangan atau blind fire, tidak menembak lawan dalam jarak 5 meter.

Pecinta airsoft sejati justru adalah orang-orang yang paham betul akan kode etik permainan ini. Salah satu contoh sederhana adalah dengan menjunjung tinggi gerakan orange tip, yaitu memberikan tambahan cat berwarna oranye terang di ujung unit airsoft untuk menandakan bahwa yang mereka bawa dan mainkan bukan senapan sungguhan.

Airsoft gun memang bukan senjata asli, tapi juga bukan mainan. Memilikinya berarti berani menanggung segala resiko dan berani memenuhi persyaratan yang diperlukan. Namanya juga Big boys toys, perlu tanggung jawab yang big juga Tebsholic!