BALIK LAGI! Trend dengerin lagu lewat piringan hitam!

Tebsholic, lo pasti tau bahwa era musik digital saat ini tengah merambah dunia. Namun perlu diingat bahwa puluhan tahun sebelum ini, gramofon atau pemutar piringan hitam sempat merajai era musik analog. Menaruh jarum dalam gramofon di piringan hitam sempat ditinggalkan sejak era kaset pita, CD, dan digital mendominasi.

Akhir-akhir ini, piringan hitam atau vinyl kembali populer di kalangan pecinta musik lho, Tebsholic. Disaat penjualan musik dalam format Compact Disk (CD) terus menurun lantaran kalah bersaing dengan musik digital, data penjualan terbaru menunjukan musik dalam bentuk piringan hitam justru semakin meningkat.

Penjualan piringan hitam yang meningkat dua kali lipat merupakan fenomena yang menarik, pasalnya format ini sempat sangat terpuruk, namun ternyata berhasil meroket kembali dari total penjualan hanya $1 juta menjadi $2 juta dalam setahun terakhir.

Image result for gramophone masa kini

Ada romansa besar yang mendorong orang ingin mendengarkan musik dengan cara meletakan piringan hitam didalam pemutar dan menurunkan jarum pembaca dan mendengar suara gesekan di alat tersebut dan suara yang mengayun.

Banyak musisi sekarang ini mulai menjual musik mereka dalam bentuk piringan hitam dan banyak juga yang merekam dalam bentuk piringan hitam namun masih memungkinkan fans mendownload versi digital.

Tak hanya itu, alasan lainnya adalah musik yang direkam dan diputar dan secara non digital memiliki suara lebih bagus. Suara analog lebih menyenangkan didengar, tidak melelahkan, lebih detail dan lebih alami dalam segala aspek, dan hampir seperti suara konser atau musik live. Itulah alasannya piringan hitam bangkit kembali.

Nah, kalo lo gimana Tebsholic? Apa lo pecinta vinyl juga?