Album Rasa ‘Film’ dari Elephant Kind

Hallowww Tebsholic! Setuju gak sih kalau album musik biasanya hanya berisi lagu-lagu yang memang diciptakan atau dinyanyikan seorang musisi? Paling gak albumnya berisi tentang kisah nyata yang terjadi pada musisi? Tapi yang satu ini beda nih Tebsholic, ada sebuah album musik memiliki plot atau jalan cerita. Hal tersebut mungkin lebih lazim kalau ditemuin di sebuah film.

Namun gak begitu dengan Elephant Kind. Band yang dibentuk tahun 2012 ini berani memberikan sebuah hal berbeda dalam album EP miliknya.

Seram! Yap, kesan itu yang akan pertama kita dapatkan ketika melihat tema yang dibawa oleh album dengan judul SCENARIOS ini. Bagaimana tidak, kalimat pembuka "Julian Day was in his late 20's when he took his own life.  This is how the end of his story begins" dalam album cukup membuat merinding kan Tebsholic?

Tapi tak begitu adanya dengan musik dalam album ini. Elephant Kind cenderung bermain dengan musik ceria dalam menyampaikan pesan yang terdapat di album mereka.

EP yang berisi delapan lagu ini dibuka oleh lagu Scenario I. Dengan instrumen gitar dan ketukan drum yang teratur, lagu pertama ini akan membawa Tebsholic kedalam sebuah kesan cheerful . Sebagai pembukaan album, lagu ini mampu membuat Tebsholic penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Album milik Bam MastroJohn Paul PattonAdisapoetra Bayu dan Dewa Pratama ini dikemas ke dalam sebuah packing yang memang simple banget nih Tebsholic. Cukup menampilkan sebuah kolase foto, album ini lebih bisa disebut dengan istilah 'minimalis tapi manis' gitu deh.

Di dalam bagian album pun Elephant Kind masih memberikan sebuah gambar kartun tentang gambaran kota pada masa silam. Bukan hanya itu saja Tebsholic, sebuah tulisan kecil tentang dedikasi juga ikutan mejeng di album ini.

'This EP is decicated to those who took their lives...' ditulis kecil di pojok kiri album ini. Overall, SCENARIOS memang menjadi sebuah pembeda dari album-album musik lainnya melalui plot yang mereka bawakan. Gokil!

Bisa dibilang, album ini merupakan sebuah film tanpa visual. Cakep!!

 

sumber: https://musik.kapanlagi.com/