Ini Alasan yang Bikin Berat Badan Naik Pas Puasa

Momen puasa Ramadan sering kali dimanfaatkan sebagian orang untuk menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan porsi makan yang berkurang dari biasanya. Namun, terkadang meskipun engga makan dan minum seharian, berat badan tetap saja bertambah. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

1. Terlalu banyak mengonsumsi gula.

Istilah "berbuka dengan yang manis" selalu didengar saat bulan puasa. Hal ini lantas membuat seseorang selalu berpikir bahwa berbuka puasa memang lebih baik dengan makanan atau minuman yang manis.

Engga salah, karena makanan atau minuman yang manis bisa bikin kadar gula naik. Akan tetapi, melakukannya terus-menerus selama bulan puasa sudah tentu ini tidak baik dan bisa menimbulkan risiko kegemukan semakin besar.

Kalau lo memang bertujuan untuk menurunkan berat badan di bulan puasa, hindarilah makanan dan minuman manis saat berbuka. Membiasakan minum air, teh ataupun kopi tanpa gula akan lebih baik.

2. Jangan langsung tidur setelah sahur.

Setelah makan sahur, banyak orang yang memilih untuk tidur lagi. Padahal, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko naiknya berat badan loh. Sebab tidur di bawah 2 jam setelah makan bisa memicu gangguan pada saluran pencernaan.

Itu terjadi karena saluran pencernaan belum sempat menggiling makanan yang dikonsumsi konsumsi sebelum tidur. Akhirnya, makanan tersebut engga mampu menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh, tapi malah menumpuk di dalam tubuh, sehingga menimbulkan lemak.

3. Kalap saat buka puasa.

Saat berbuka puasa, biasanya orang akan lapar mata dan membeli makanan yang dia inginkan. Akhirnya saat waktu buka tiba, ia engga bisa menahan godaan untuk menyantap semua makanan tersbeut.

Sayangnya, kebanyakan orang memilih jenis makanan yang mengandung karbohidrat serta kadar gula dan garam tinggi saat berbuka puasa. Hal itu yang kemudian menyebabkan kenaikan berat badan selama bulan puasa.